Telur Bebek Asin apakah sama dengan Century Egg?

Jangan mengaku penggemar telur jika belum menyantap Century Egg. Sejumlah kalangan menyebut telur ini dengan one thousand year egg, karena proses pembuatan yang cukup memakan waktu lama. Disimpan dilapisi adonan selama minimal 1 bulan oleh karena itu disebut century egg. Bahkan mungkin sebagian dari anda belum pernah mendengar apa itu Century Egg mari kita jelaskan dibawah ini.

Menurut legenda, century egg sudah ada sejak zaman Dinasti Ming di Cina. Penemu sajian berbahan telur bebek adalah seorang warga dari Hunan yang menemukan sebutir telur bebek tersisa di kolam renang atau kapur mati lalu membuka cangkang dan menyantap telur itu.

Century egg ini memiliki banyak nama, termasuk di kawasan Cina sendiri. Sebagian masyarakat ada yang menyebut century egg ini dengan pine patterned egg karena pola di permukaan telur yang rumit dan sekilas mirip dengan lebatnya hutan. Bahkan ada juga yang menamai telur ini dengan Thai khai Yiao Ma. Sedangkan di Indonesia sendiri makanan ini belum terlalu dikenal masyarakat sehingga belum ada nama berbahasa indonesia untuk makanan ini.

Karena dulu cukup banyak masyarakat cina yang menyukai makanan ini, mereka pun melakukan uji coba sendiri. Direndamlah telur bebek ke dalam adonan garam yang dicampur abu dan sekam padi. Setelah melewati waktu perendaman selama sebulan, warna dan tekstur daging dari century egg itu akan berubah tidak seperti telur kebanyakan. Kuning telur terasa lebih creamy, tekstur yang mirip keju, dan putih telur menjadi berwarna bening agak gelap sedikit kenyal mirip agar-agar.

Tekstur daging Century Egg seperti agar-agar.

Jadi sebenarnya pembuatan Telur Bebek Asin dengan Century Egg hampir sama komponennya yaitu adonan bergaram untuk melapisi telur sehingga terhindar dari dehidrasi (kekurangan zat cair karena penguapan), sewaktu proses pemeraman selama sebulan. Cuma mungkin kadar garamnya pada adonannya lebih sedikit pada Century Egg karena di proses lebih lama sehingga tidak keasinan. Beda dengan telur bebek asin yang cuma direndam maksimal 15 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *